Deskripsi Produk

 Shaft Pto

1. Product Description
 

Nomor Model 77268L/77272L/78869/U356
Fungsi Transmisi daya                                   
Menggunakan Traktor dan berbagai alat pertanian
Tempat Asal HangZhou ,ZheJiang , China (Mainland)
Nama Merek MESIN DCT
Jenis Yoke pin tekan/pelepas cepat/kerah/pin tekan ganda/pin baut/pin belah 
Pengolahan Kuk Penempaan
Penutup Plastik YW;BW;YS;BS
Warna Kuning; hitam
Seri Seri T; Seri L; Seri S
Jenis Tabung Segitiga/bintang/lemon
Pemrosesan Tabung Ditarik dingin
Tipe Spline 1 3/8″ Z6; 1 3/8 Z21 ;1 3/4 Z20;1 1/8 Z6; 1 3/4 Z6; 

2. More Products

3. The Structure Of PTO Shaft

4. Installing Process

5. Packing and Shipping

6.Our Company

HangZhou CHINAMFG Tech.Machinery Co.,Ltd was  founded in 2003. It is located at  HangZhou County, HangZhou City, closed to 204 National Road.Our main products: 1. all  kinds of  drive shaft 2.all kinds of gera box 3. Farm machinery: IMT500  inorganic  fertilizer spreader,  HMT05S  organic fertilizer  spreader,  3M rotovator , 3M wet-paddy field rotary, King 185 deep cultviating  machine and so on. 4.The machinery parts: many kinds of Gear, Shaft, Flang, ,Gear box, Laser parts, Stamping parts and so on.
   
7. FAQ

1. Q: Are your products forged or cast?

    A: All of our products are forged.

2. Q: What’s your MOQ?
    A: 20 PCS for each type. We accept the sample order. 
3. Q: What’s the horse power of the pto shaft are available? 
    A: We provide a full range of pto shaft, ranging from 16HP-200HP.
4. Q: How many splined specification do you have ?
    A: We produce 1 1/8″-Z6, 1 3/8″-Z6, 1 3/4″-Z6, 1 3/8″- Z21, 1 3/4″-Z20, 8X42X48X8 and 8X32X38X6 splines.
5. Q: How about the warranty?
    A: We guarantee 1 year warranty. With quality problems, we will send you the new products for free within next shipment.
6. Q: What’s your payment terms?
    A: T/T, L/C, D/A, D/P….
7. Q: What is the delivery time?
    A: 40 days after receiving your advanced deposit.

/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1

Bahan: Baja Karbon
Memuat: Batang penggerak
Kekakuan & Fleksibilitas: Kekakuan / Gandar Kaku
Bentuk Sumbu: Poros Lurus
Bentuk Penampilan: Bulat
Jenis: Batang
Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

poros PTO

Praktik perawatan apa yang penting untuk memperpanjang umur pakai poros PTO?

Merawat dan melakukan perawatan rutin pada poros Power Take-Off (PTO) sangat penting untuk memperpanjang umur pakainya dan memastikan kinerja optimal. Dengan mengikuti praktik perawatan penting, Anda dapat mencegah keausan dini, mengidentifikasi potensi masalah sejak dini, dan memaksimalkan umur pakai poros PTO Anda. Berikut beberapa praktik perawatan penting yang perlu dipertimbangkan:

1. Inspeksi Rutin: Lakukan pemeriksaan visual rutin pada poros PTO untuk memeriksa tanda-tanda kerusakan, keausan, atau ketidaksejajaran. Cari retakan, penyok, bagian yang bengkok, atau komponen yang longgar. Periksa sambungan universal, mekanisme kopling, pelindung, dan bagian terkait lainnya. Perhatikan suara, getaran, atau perubahan kinerja yang tidak biasa, karena hal ini dapat mengindikasikan masalah mendasar yang memerlukan perhatian.

2. Pelumasan: Pelumasan yang tepat sangat penting untuk kelancaran operasi dan umur pakai poros PTO. Ikuti rekomendasi pabrikan mengenai interval pelumasan dan gunakan jenis pelumas yang direkomendasikan. Berikan pelumasan pada sambungan universal, sambungan CV (jika ada), dan bagian bergerak lainnya sesuai petunjuk. Periksa secara berkala tingkat pelumas yang memadai dan tambahkan jika perlu. Pastikan pelumas yang digunakan kompatibel dengan material poros dan tidak menarik kotoran atau serpihan yang dapat menyebabkan abrasi atau kerusakan.

3. Pembersihan: Jaga agar poros PTO tetap bersih dan bebas dari kotoran, serpihan, dan kontaminan lainnya. Bersihkan secara teratur kotoran, gemuk, atau residu yang menumpuk menggunakan sikat atau udara bertekanan. Bersihkan secara teliti bagian sambungan universal dan area tempat poros terhubung ke komponen lain. Pembersihan mencegah penumpukan partikel abrasif yang dapat mempercepat keausan dan mengurangi kinerja poros.

4. Inspeksi dan Pemeliharaan Penjaga: Periksa pelindung dan penutup pengaman secara berkala untuk memastikan semuanya terpasang dengan aman dan tidak rusak. Pelindung memainkan peran penting dalam mencegah kontak yang tidak disengaja dengan poros yang berputar dan meminimalkan risiko cedera. Perbaiki atau ganti pelindung yang rusak atau hilang dengan segera. Pastikan pelindung terpasang dengan benar dan memberikan perlindungan yang cukup untuk semua bagian yang bergerak pada poros PTO.

5. Pemeriksaan Torsi dan Pengencang: Periksa dan cek torsi pengencang, seperti baut dan mur, yang mengamankan poros PTO dan komponen terkait secara berkala. Seiring waktu, getaran dan pengoperasian normal dapat melonggarkan pengencang ini, sehingga membahayakan integritas poros. Gunakan spesifikasi torsi yang sesuai yang diberikan oleh pabrikan untuk memastikan pengencangan yang tepat. Periksa kekencangan pengencang secara teratur dan kencangkan kembali jika perlu.

6. Perawatan Baut Geser atau Kopling Selip: Jika poros PTO Anda dilengkapi dengan mekanisme baut geser atau kopling selip, pastikan mekanisme tersebut berfungsi dengan benar. Periksa baut geser untuk melihat tanda-tanda keausan atau kerusakan, dan ganti jika perlu. Periksa kopling selip untuk memastikan penyetelan yang tepat dan pengoperasian yang lancar. Ikuti rekomendasi pabrikan mengenai perawatan dan penyetelan mekanisme keselamatan ini untuk memastikan efektivitasnya dalam melindungi komponen penggerak.

7. Penyimpanan yang Tepat: Saat poros PTO tidak digunakan, simpan di lingkungan yang bersih dan kering. Lindungi poros dari paparan kelembapan, suhu ekstrem, dan zat korosif. Jika memungkinkan, simpan poros dalam posisi vertikal untuk mencegah pembengkokan atau distorsi. Pertimbangkan untuk menggunakan penutup atau wadah pelindung untuk melindungi poros dari debu, kotoran, dan sumber kerusakan potensial lainnya.

8. Pelatihan Operator: Berikan pelatihan yang tepat kepada operator mengenai prosedur pengoperasian, perawatan, dan keselamatan yang benar terkait dengan poros PTO. Edukasi mereka tentang pentingnya inspeksi rutin, pelumasan, dan kepatuhan terhadap praktik perawatan yang direkomendasikan. Dorong operator untuk segera melaporkan setiap kelainan atau masalah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan perbaikan atau penyesuaian tepat waktu.

9. Panduan dari Produsen dan Pakar: Konsultasikan panduan dan rekomendasi pabrikan mengenai praktik perawatan khusus untuk model poros PTO Anda. Selain itu, mintalah saran dari para ahli atau teknisi servis resmi yang berpengalaman tentang perawatan poros PTO. Mereka dapat memberikan wawasan dan bantuan berharga dalam menerapkan praktik perawatan terbaik untuk poros PTO spesifik Anda.

Dengan mengikuti praktik perawatan ini, Anda dapat memperpanjang umur pakai poros PTO Anda, mengoptimalkan kinerjanya, dan mengurangi kemungkinan kegagalan yang tidak terduga atau perbaikan yang mahal. Inspeksi rutin, pelumasan, pembersihan, perawatan pelindung, pengecekan torsi, dan penyimpanan yang tepat sangat penting untuk memastikan umur panjang dan keandalan poros PTO Anda.

poros PTO

Apa saja tindakan pencegahan keselamatan yang harus diikuti saat bekerja dengan poros PTO?

Bekerja dengan poros Power Take-Off (PTO) memerlukan kepatuhan ketat terhadap tindakan pencegahan keselamatan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan kesejahteraan individu yang mengoperasikan atau bekerja di sekitar peralatan tersebut. Poros PTO melibatkan mesin yang berputar dan dapat menimbulkan bahaya yang signifikan jika tidak ditangani dengan benar. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan keselamatan penting yang harus diikuti saat bekerja dengan poros PTO:

1. Kenali Peralatan yang Tersedia: Sebelum mengoperasikan atau bekerja di dekat poros PTO, sangat penting untuk memahami sepenuhnya cara kerja peralatan tersebut, termasuk konfigurasi poros PTO spesifik, fitur keselamatan, dan mesin terkait. Baca dan ikuti petunjuk pabrikan dan pedoman keselamatan yang berkaitan dengan poros PTO dan peralatan terkait. Pelatihan dan pemahaman tentang peralatan sangat penting untuk memastikan praktik yang aman.

2. Kenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang Sesuai: Saat bekerja dengan poros PTO, individu harus mengenakan peralatan pelindung diri yang sesuai untuk meminimalkan risiko cedera. Ini mungkin termasuk kacamata pengaman, pelindung telinga, sarung tangan, dan alas kaki yang kokoh. APD melindungi dari potensi bahaya seperti serpihan yang beterbangan, kebisingan, dan kontak yang tidak disengaja dengan komponen yang berputar.

3. Menjaga dan Melindungi: Pastikan poros PTO dan mesin terkait dilengkapi dengan pelindung dan pengaman yang sesuai. Pelindung membantu mencegah kontak yang tidak disengaja dengan bagian yang berputar, mengurangi risiko terjerat atau cedera. Poros PTO harus memiliki pelindung yang menutupi poros yang berputar dan sambungan universal yang terbuka. Mesin yang digerakkan oleh poros PTO juga harus memiliki pelindung yang memadai untuk melindungi dari kontak dengan bagian yang bergerak.

4. Kencangkan dan Sejajarkan Komponen Poros PTO dengan Aman: Sebelum mengoperasikan atau menghubungkan poros PTO, pastikan semua komponen terpasang dengan aman dan sejajar. Komponen yang longgar atau tidak sejajar dapat menyebabkan poros terlepas, ketidakseimbangan, dan potensi kegagalan. Ikuti panduan pabrikan untuk pemasangan dan pengencangan kopling, kuk, dan titik penghubung lainnya yang benar. Penyelarasan yang tepat sangat penting untuk mencegah tekanan berlebihan, getaran, dan keausan dini pada poros PTO dan peralatan terkait.

5. Hindari Pakaian dan Perhiasan yang Longgar: Pakaian longgar, perhiasan, atau barang-barang lain yang dapat tersangkut di poros PTO atau mesin terkait harus dihindari. Ikat rambut panjang, masukkan pakaian longgar ke dalam sepatu, dan lepaskan atau ikat dengan benar aksesori yang menjuntai. Barang-barang longgar dapat tersangkut di bagian yang berputar, yang dapat menyebabkan cedera serius atau bahaya tersangkut.

6. Jangan Memodifikasi atau Menghapus Fitur Keselamatan: Poros PTO dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti pelindung pengaman, penutup pengaman, dan pembatas torsi karena suatu alasan. Fitur-fitur ini dirancang untuk melindungi dari potensi bahaya dan tidak boleh dimodifikasi, diabaikan, atau dilepas. Mengubah atau menonaktifkan fitur keselamatan dapat secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan dan cedera. Jika ada fitur keselamatan yang rusak atau tidak berfungsi dengan benar, fitur tersebut harus segera diperbaiki atau diganti.

7. Matikan Sumber Daya Listrik Sebelum Melakukan Perawatan: Sebelum melakukan perawatan, perbaikan, atau penyetelan apa pun pada poros PTO atau mesin terkait, pastikan sumber daya listrik benar-benar dimatikan dan diputus. Ini termasuk mematikan mesin, memutus aliran listrik, dan mengaktifkan semua kunci atau mekanisme pengaman. Prosedur penguncian/penandaan (lockout/tagout) harus diikuti untuk mencegah pengaktifan atau penyalaan yang tidak disengaja selama kegiatan perawatan.

8. Perawatan dan Inspeksi Rutin: Perawatan dan inspeksi rutin pada poros PTO dan peralatan terkait sangat penting untuk pengoperasian yang aman. Ikuti jadwal perawatan yang direkomendasikan pabrikan dan lakukan inspeksi rutin untuk mengidentifikasi tanda-tanda keausan, kerusakan, atau ketidaksejajaran. Lumasi sambungan universal sesuai pedoman pabrikan untuk memastikan pengoperasian yang lancar. Segera atasi kebutuhan perawatan atau perbaikan untuk mencegah potensi bahaya.

9. Pelatihan dan Komunikasi: Pastikan bahwa individu yang mengoperasikan atau bekerja di dekat poros PTO menerima pelatihan yang memadai tentang praktik kerja yang aman, identifikasi bahaya, dan prosedur darurat. Promosikan komunikasi yang jelas mengenai keberadaan dan pengoperasian poros PTO untuk mencegah kontak atau gangguan yang tidak disengaja. Tetapkan metode komunikasi yang efektif, seperti sinyal atau radio, saat bekerja dalam tim atau di dekat peralatan yang berisik.

10. Waspadai Lingkungan Sekitar: Jaga kesadaran situasional saat bekerja dengan poros PTO. Perhatikan lokasi orang-orang di sekitar, rintangan, dan potensi bahaya. Pastikan area kerja di sekitar poros PTO bersih dan aman. Hindari gangguan dan fokus pada tugas yang sedang dikerjakan untuk mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh kurangnya perhatian.

Dengan mengikuti langkah-langkah keselamatan ini, individu dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera saat bekerja dengan poros PTO. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

poros PTO

Bisakah Anda menjelaskan berbagai jenis poros PTO dan aplikasinya?

Poros PTO (Power Take-Off shafts) hadir dalam berbagai jenis, masing-masing dirancang untuk aplikasi dan kebutuhan spesifik. Berbagai jenis poros PTO menawarkan fleksibilitas dan kompatibilitas dengan berbagai macam mesin dan peralatan. Berikut penjelasan tentang jenis-jenis poros PTO yang paling umum dan aplikasinya:

1. Poros PTO Standar: Poros PTO standar, juga dikenal sebagai poros beralur, adalah jenis yang paling umum digunakan pada mesin pertanian dan industri. Poros ini terdiri dari poros baja padat dengan alur atau lekukan di sepanjang panjangnya. Poros PTO standar biasanya memiliki enam alur, meskipun variasi dengan empat atau delapan alur juga dapat ditemukan. Jenis poros PTO ini banyak digunakan pada traktor dan berbagai alat pertanian, termasuk mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, mesin pengolah tanah, dan mesin pemotong putar. Alur-alur tersebut memberikan koneksi yang aman antara sumber daya dan mesin yang digerakkan, memastikan transfer daya yang efisien.

2. Poros PTO Baut Geser: Poros PTO dengan baut geser dirancang dengan fitur keselamatan yang memungkinkan poros terpisah jika terjadi beban berlebih atau guncangan mendadak untuk melindungi komponen penggerak. Poros PTO ini menggabungkan mekanisme baut geser yang menghubungkan power take-off traktor ke mesin yang digerakkan. Jika terjadi beban berlebihan atau hambatan mendadak, baut geser dirancang untuk patah, melepaskan poros PTO dan mencegah kerusakan pada penggerak. Poros PTO dengan baut geser umumnya digunakan pada peralatan yang mungkin mengalami hambatan mendadak atau situasi bertekanan tinggi, seperti mesin penghancur kayu, mesin penggiling tunggul, dan mesin pemotong putar tugas berat.

3. Poros PTO Kopling Gesekan: Poros PTO kopling gesek memiliki mekanisme kopling yang memungkinkan penyambungan dan pemutusan transfer daya secara halus. Poros PTO ini biasanya menggabungkan cakram gesek dan pelat tekanan, mirip dengan sistem kopling kendaraan tradisional. Kopling gesek memungkinkan operator untuk secara bertahap menyambungkan atau memutus transfer daya, mengurangi beban kejut dan meminimalkan keausan pada komponen penggerak. Poros PTO kopling gesek umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kontrol penyambungan daya yang presisi, seperti pada pompa hidrolik, generator, dan mixer industri.

4. Poros PTO Kecepatan Konstan (CV): Poros PTO Kecepatan Konstan (CV), juga dikenal sebagai poros homokinetik, dirancang untuk mengakomodasi sudut ketidaksejajaran yang tinggi tanpa memengaruhi transmisi daya. Poros ini menggunakan mekanisme sambungan universal yang memungkinkan transfer daya yang mulus bahkan ketika mesin yang digerakkan berada pada sudut relatif terhadap sumber daya. Poros PTO CV sering digunakan dalam aplikasi di mana mesin membutuhkan rentang gerakan atau artikulasi yang signifikan, seperti pada loader artikulasi, telehandler, dan alat penyemprot swa-gerak.

5. Poros PTO Teleskopik: Poros PTO teleskopik dapat disesuaikan panjangnya, memungkinkan fleksibilitas dalam konfigurasi peralatan dan jarak yang bervariasi antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Poros ini terdiri dari dua atau lebih poros konsentris yang saling bergeser, memberikan kemampuan untuk memperpanjang atau menarik kembali poros PTO sesuai kebutuhan. Poros PTO teleskopik umumnya digunakan dalam aplikasi di mana jarak antara power take-off traktor dan alat pertanian bervariasi, seperti pada alat pertanian yang dipasang di depan, mesin peniup salju, dan gerbong pengangkut sendiri. Desain teleskopik memungkinkan adaptasi yang mudah terhadap berbagai pengaturan peralatan dan meminimalkan risiko poros PTO terseret di tanah.

6. Poros PTO Gearbox: Poros PTO gearbox dirancang untuk menyesuaikan transmisi daya antara kecepatan atau arah putaran yang berbeda. Poros ini menggabungkan mekanisme gearbox yang memungkinkan pengurangan atau peningkatan kecepatan, serta kemampuan untuk mengubah arah putaran. Poros PTO gearbox umumnya digunakan dalam aplikasi di mana mesin yang digerakkan membutuhkan kecepatan atau arah putaran yang berbeda dari power take-off traktor. Contohnya termasuk auger biji-bijian, mixer pakan, dan peralatan industri yang membutuhkan rasio kecepatan spesifik atau kemampuan pembalikan arah putaran.

Penting untuk dicatat bahwa ketersediaan dan aplikasi spesifik dari berbagai jenis poros PTO dapat bervariasi berdasarkan faktor regional dan industri tertentu. Selain itu, mesin atau peralatan tertentu mungkin memerlukan poros PTO khusus atau sesuai pesanan untuk memenuhi persyaratan tertentu.

Singkatnya, berbagai jenis poros PTO, seperti poros standar, baut geser, kopling gesek, kecepatan konstan (CV), teleskopik, dan poros gearbox, menawarkan fleksibilitas dan kompatibilitas dengan berbagai mesin dan peralatan. Setiap jenis poros PTO dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik, seperti efisiensi transfer daya, keselamatan, pengoperasian yang lancar, toleransi ketidaksejajaran, kemampuan adaptasi, dan penyesuaian kecepatan/arah. Memahami berbagai jenis poros PTO dan aplikasinya sangat penting untuk memilih poros yang tepat untuk mesin yang dimaksud dan memastikan kinerja serta keandalan yang optimal.
Pemasok China Berbagai Model Poros PTO untuk Mesin Pertanian  Pemasok China Berbagai Model Poros PTO untuk Mesin Pertanian
editor by CX 2024-05-15