Deskripsi Produk

custom large aisi 4340 cast iron long mild steel rolling mill transmission propeller pto drive shaft
The drive shaft and the passive shaft shall be a pair of directly adjacent shafts connected by transmission pairs (gears, pulleys, sprockets, etc.). driving shaft is closer to the power source .on the contrary, the passive shaft is similar to the working shaft, it is mainly used in lathes, milling machines, fans, conveyors, injection molding machines, processing centers, steam turbines, drilling machines, hydraulic turbines, machinery industry, etc.

 

We are manufacture main shaft,transmission shaft, rotor shaft,propeller shaft,wind power shaft,passive shaft, support roller shaft,gear shaft,eccentric shaft,custom and oem are accepted.

Product name

OEM machining forged 42CrMo steel thread axis shaft

Bahan

ZG45,ZG42CrMo,35CrMo,ect

Structure

Casting or forging

Process

Lathing, milling,grinding

Max.diameter

2000mm

Max.length 

8000mm

Max.tolerance

±0.3

Jenis

According to drawings

Kemasan

Seaworthy packing

Waktu pengiriman

15-45 days

Sertifikasi

SGS,ISO

 process equipment list 

peralatan process part size  qty     model
gantry milling machine 6000*2300*1600 1 BX2571
gantry milling machine 3000*1200*800 1 XQ2012
CNC centre 1000*600 1 1060
CNC centre 1300*700 1 1370
CNC centre 4300*2700 1 4370
vertical milling machine  1500  1 X53T
gantry boring and milling  1800*4000 1 B**2018
horizontal milling machine 960*1200*1200 1 TP *611B
horizontal lathe  dia300*3000 4 CW6163E
saw machine  dia5—300 4  
grinding machine  1000*300 1 M71304
grinding macnine for outer dia 1500*3200 1 M1332B
gantry CNC centre 4000*2700 1 YR4571
common lathe dia20–1280,L 20–5000 6  
common drilling machine  dia2–80 6  
plasma cut machine  4000*12000 1 SXL-400
arc welding machine    2 500-2
co2 welding machine   14 350 500
other common machine  common milling ,lathe , driling and milling machine etc 

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1: Are you a factory or trading company?
A:We are a factory and have more years manufacture and sales experience.

Q2: What is your sample policy?
A:We can supply the sample if we have , but the customers have to pay the sample cost and the courier cost.If sample quantity is more than our regular one, we will extra collect sample cost.

Q3: Can you produce according to the samples?
A:Yes, we can produce by your samples or technical drawings. We can build the molds.

Q4: What’s your delivery time?
A:For regular products, we keep them in stock. The specific delivery time depends on the items and the quantity of your order,usually15-20 days

Q5: Apa syarat pembayaran Anda?
A:T/T 30% as deposit, and 70% before delivery.

Q6:Do you test all your goods before delivery?
A:Yes, we have 100% test before delivery.

 

Bahan: Baja Karbon
Memuat: Batang penggerak
Kekakuan & Fleksibilitas: Kekakuan / Gandar Kaku
Akurasi Dimensi Diameter Jurnal: IT6-IT9
Bentuk Sumbu: Poros Lurus
Bentuk Poros: Poros Bertingkat
Contoh:
US$ 2000/Piece
1 Buah (Minimum Pemesanan)

|
Minta Sampel

Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

poros PTO

Praktik perawatan apa yang penting untuk memperpanjang umur pakai poros PTO?

Merawat dan melakukan perawatan rutin pada poros Power Take-Off (PTO) sangat penting untuk memperpanjang umur pakainya dan memastikan kinerja optimal. Dengan mengikuti praktik perawatan penting, Anda dapat mencegah keausan dini, mengidentifikasi potensi masalah sejak dini, dan memaksimalkan umur pakai poros PTO Anda. Berikut beberapa praktik perawatan penting yang perlu dipertimbangkan:

1. Inspeksi Rutin: Lakukan pemeriksaan visual rutin pada poros PTO untuk memeriksa tanda-tanda kerusakan, keausan, atau ketidaksejajaran. Cari retakan, penyok, bagian yang bengkok, atau komponen yang longgar. Periksa sambungan universal, mekanisme kopling, pelindung, dan bagian terkait lainnya. Perhatikan suara, getaran, atau perubahan kinerja yang tidak biasa, karena hal ini dapat mengindikasikan masalah mendasar yang memerlukan perhatian.

2. Pelumasan: Pelumasan yang tepat sangat penting untuk kelancaran operasi dan umur pakai poros PTO. Ikuti rekomendasi pabrikan mengenai interval pelumasan dan gunakan jenis pelumas yang direkomendasikan. Berikan pelumasan pada sambungan universal, sambungan CV (jika ada), dan bagian bergerak lainnya sesuai petunjuk. Periksa secara berkala tingkat pelumas yang memadai dan tambahkan jika perlu. Pastikan pelumas yang digunakan kompatibel dengan material poros dan tidak menarik kotoran atau serpihan yang dapat menyebabkan abrasi atau kerusakan.

3. Pembersihan: Jaga agar poros PTO tetap bersih dan bebas dari kotoran, serpihan, dan kontaminan lainnya. Bersihkan secara teratur kotoran, gemuk, atau residu yang menumpuk menggunakan sikat atau udara bertekanan. Bersihkan secara teliti bagian sambungan universal dan area tempat poros terhubung ke komponen lain. Pembersihan mencegah penumpukan partikel abrasif yang dapat mempercepat keausan dan mengurangi kinerja poros.

4. Inspeksi dan Pemeliharaan Penjaga: Periksa pelindung dan penutup pengaman secara berkala untuk memastikan semuanya terpasang dengan aman dan tidak rusak. Pelindung memainkan peran penting dalam mencegah kontak yang tidak disengaja dengan poros yang berputar dan meminimalkan risiko cedera. Perbaiki atau ganti pelindung yang rusak atau hilang dengan segera. Pastikan pelindung terpasang dengan benar dan memberikan perlindungan yang cukup untuk semua bagian yang bergerak pada poros PTO.

5. Pemeriksaan Torsi dan Pengencang: Periksa dan cek torsi pengencang, seperti baut dan mur, yang mengamankan poros PTO dan komponen terkait secara berkala. Seiring waktu, getaran dan pengoperasian normal dapat melonggarkan pengencang ini, sehingga membahayakan integritas poros. Gunakan spesifikasi torsi yang sesuai yang diberikan oleh pabrikan untuk memastikan pengencangan yang tepat. Periksa kekencangan pengencang secara teratur dan kencangkan kembali jika perlu.

6. Perawatan Baut Geser atau Kopling Selip: Jika poros PTO Anda dilengkapi dengan mekanisme baut geser atau kopling selip, pastikan mekanisme tersebut berfungsi dengan benar. Periksa baut geser untuk melihat tanda-tanda keausan atau kerusakan, dan ganti jika perlu. Periksa kopling selip untuk memastikan penyetelan yang tepat dan pengoperasian yang lancar. Ikuti rekomendasi pabrikan mengenai perawatan dan penyetelan mekanisme keselamatan ini untuk memastikan efektivitasnya dalam melindungi komponen penggerak.

7. Penyimpanan yang Tepat: Saat poros PTO tidak digunakan, simpan di lingkungan yang bersih dan kering. Lindungi poros dari paparan kelembapan, suhu ekstrem, dan zat korosif. Jika memungkinkan, simpan poros dalam posisi vertikal untuk mencegah pembengkokan atau distorsi. Pertimbangkan untuk menggunakan penutup atau wadah pelindung untuk melindungi poros dari debu, kotoran, dan sumber kerusakan potensial lainnya.

8. Pelatihan Operator: Berikan pelatihan yang tepat kepada operator mengenai prosedur pengoperasian, perawatan, dan keselamatan yang benar terkait dengan poros PTO. Edukasi mereka tentang pentingnya inspeksi rutin, pelumasan, dan kepatuhan terhadap praktik perawatan yang direkomendasikan. Dorong operator untuk segera melaporkan setiap kelainan atau masalah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan perbaikan atau penyesuaian tepat waktu.

9. Panduan dari Produsen dan Pakar: Konsultasikan panduan dan rekomendasi pabrikan mengenai praktik perawatan khusus untuk model poros PTO Anda. Selain itu, mintalah saran dari para ahli atau teknisi servis resmi yang berpengalaman tentang perawatan poros PTO. Mereka dapat memberikan wawasan dan bantuan berharga dalam menerapkan praktik perawatan terbaik untuk poros PTO spesifik Anda.

Dengan mengikuti praktik perawatan ini, Anda dapat memperpanjang umur pakai poros PTO Anda, mengoptimalkan kinerjanya, dan mengurangi kemungkinan kegagalan yang tidak terduga atau perbaikan yang mahal. Inspeksi rutin, pelumasan, pembersihan, perawatan pelindung, pengecekan torsi, dan penyimpanan yang tepat sangat penting untuk memastikan umur panjang dan keandalan poros PTO Anda.

poros PTO

Bagaimana poros PTO berkontribusi terhadap efisiensi operasi pertanian?

Poros Power Take-Off (PTO) memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasi pertanian dengan menyediakan sumber daya yang serbaguna dan andal untuk berbagai peralatan pertanian. Poros PTO memungkinkan mesin pertanian untuk mengakses daya dari traktor atau penggerak utama lainnya, sehingga memungkinkan transfer energi yang efisien untuk melakukan berbagai tugas. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO berkontribusi pada efisiensi operasi pertanian:

1. Fleksibilitas: Poros PTO menawarkan fleksibilitas dengan memungkinkan penghubungan berbagai jenis alat dan mesin ke traktor atau sumber daya lainnya. Fleksibilitas ini memungkinkan petani untuk menggunakan satu unit daya, seperti traktor, untuk mengoperasikan berbagai alat pertanian, termasuk mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, mesin pengolah tanah, mesin penabur benih, mesin penyemprot, dan banyak lagi. Kemampuan untuk beralih dengan cepat antara berbagai alat menggunakan poros PTO meminimalkan waktu henti dan memaksimalkan efisiensi dalam operasi pertanian.

2. Pengalihan Kekuasaan: Poros PTO (Power Take-Off) secara efisien mentransfer daya dari mesin traktor ke alat-alat pertanian. Daya putar yang dihasilkan oleh mesin ditransmisikan melalui poros PTO untuk menggerakkan mesin yang terhubung dengannya. Transfer daya langsung ini menghilangkan kebutuhan akan mesin atau motor terpisah pada setiap alat, sehingga mengurangi biaya peralatan dan kebutuhan perawatan. Poros PTO memastikan pasokan daya yang andal, memungkinkan operasi pertanian dilakukan secara efisien dan efektif.

3. Peningkatan Produktivitas: Dengan memanfaatkan poros PTO, operasi pertanian dapat dilakukan lebih cepat dan efisien dibandingkan metode manual atau metode tenaga alternatif lainnya. Mesin yang digerakkan PTO biasanya beroperasi dengan kecepatan lebih tinggi dan daya lebih besar dibandingkan alat yang dioperasikan manusia atau manual. Peningkatan produktivitas ini memungkinkan petani untuk menyelesaikan tugas-tugas seperti membajak, menanam benih, panen, dan penanganan material dengan lebih efisien, mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan.

4. Penghematan Waktu: Poros PTO berkontribusi pada penghematan waktu dalam operasi pertanian. Kemampuan untuk menghubungkan dan melepaskan alat pertanian dengan cepat menggunakan poros PTO standar memungkinkan petani untuk beralih antar tugas dengan cepat. Ini menghemat waktu selama pengaturan peralatan, serta saat beralih antara operasi yang berbeda di lapangan. Efisiensi waktu sangat berharga selama periode pertanian kritis, seperti penanaman atau panen, di mana pelaksanaan tepat waktu sangat penting untuk hasil dan kualitas tanaman yang optimal.

5. Pengurangan Pekerjaan Manual: Poros PTO meminimalkan kebutuhan tenaga kerja manual dalam tugas-tugas berat atau berulang. Dengan memanfaatkan tenaga traktor atau penggerak utama lainnya, petani dapat memekanisasi berbagai operasi yang jika tidak akan membutuhkan upaya fisik yang signifikan. Alat-alat pertanian yang digerakkan oleh poros PTO dapat melakukan tugas-tugas seperti membajak, memotong rumput, dan mengemas jerami dengan intervensi manusia minimal, mengurangi biaya tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.

6. Ketelitian dan Konsistensi: Poros PTO berkontribusi pada presisi dan konsistensi dalam operasi pertanian. Pasokan daya yang konsisten dari PTO memastikan pengoperasian dan kinerja mesin yang terhubung secara seragam. Hal ini membantu dalam mencapai penempatan benih yang konsisten, penyebaran pupuk atau bahan kimia yang merata, dan pemotongan atau panen tanaman yang tepat. Presisi dan konsistensi mengarah pada peningkatan kualitas tanaman, peningkatan hasil panen, dan pengurangan limbah, yang pada akhirnya berkontribusi pada efisiensi keseluruhan operasi pertanian.

7. Kemampuan Beradaptasi dengan Berbagai Medan: Mesin yang digerakkan PTO sangat mudah beradaptasi dengan berbagai jenis medan yang ditemui dalam operasi pertanian. Traktor yang dilengkapi dengan poros PTO dapat melintasi medan yang tidak rata atau menantang, memungkinkan alat pertanian beroperasi secara efektif di lereng, lahan yang kasar, atau lanskap berbukit. Kemampuan beradaptasi ini memastikan bahwa petani dapat mengelola lahan mereka secara efisien, terlepas dari tantangan topografi, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

8. Integrasi dengan Otomasi dan Teknologi: Poros PTO dapat diintegrasikan dengan otomatisasi dan kemajuan teknologi dalam praktik pertanian modern. Sistem otomatisasi, seperti panduan dan kontrol presisi, dapat disinkronkan dengan mesin yang digerakkan PTO untuk mengoptimalkan operasi dan meminimalkan pemborosan. Selain itu, kemajuan dalam pengumpulan dan analisis data memungkinkan petani untuk memantau dan mengoptimalkan kinerja mesin, efisiensi bahan bakar, dan produktivitas, sehingga semakin meningkatkan efisiensi operasi pertanian.

Dengan memberikan fleksibilitas, transfer daya yang efisien, peningkatan produktivitas, penghematan waktu, pengurangan tenaga kerja manual, presisi, kemampuan beradaptasi dengan medan, dan integrasi dengan otomatisasi dan teknologi, poros PTO secara signifikan berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi operasi pertanian. Poros PTO memungkinkan petani untuk melakukan berbagai tugas dengan mudah, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan.

poros PTO

Which industries commonly use PTO shafts for power transmission?

PTO shafts (Power Take-Off shafts) are widely used in various industries where power transmission is required to drive machinery and equipment. Their versatility, efficiency, and compatibility with different types of machinery make them valuable components in several sectors. Here’s a detailed explanation of the industries that commonly use PTO shafts for power transmission:

1. Agriculture: The agricultural industry extensively relies on PTO shafts for power transmission. Tractors equipped with PTOs are commonly used to drive a wide range of agricultural implements and machinery. PTO-driven equipment includes mowers, balers, tillers, seeders, sprayers, grain augers, harvesters, and many more. PTO shafts allow for the efficient transfer of power from the tractor’s engine to these implements, enabling various agricultural operations such as cutting, baling, tilling, planting, spraying, and harvesting. The agricultural sector heavily depends on PTO shafts to enhance productivity and streamline farming processes.

2. Construction and Earthmoving: In the construction and earthmoving industry, PTO shafts find applications in machinery used for excavation, grading, and material handling. PTO-driven equipment such as backhoes, loaders, excavators, trenchers, and stump grinders utilize PTO shafts to transfer power from the prime movers, typically hydraulic systems, to drive the necessary attachments. These attachments require the high torque and power provided by PTO shafts to perform tasks like digging, loading, trenching, and grinding. PTO shafts allow for versatile and efficient power transmission in construction and earthmoving operations.

3. Forestry: The forestry industry utilizes PTO shafts for power transmission in various logging and timber processing equipment. PTO-driven machinery such as wood chippers, sawmills, log splitters, and debarkers rely on PTO shafts to transfer power from tractors or dedicated power units to perform tasks like chipping, sawing, splitting, and debarking wood. PTO shafts provide the necessary power and torque to drive the cutting and processing mechanisms, enabling efficient and productive forestry operations.

4. Landscaping and Groundskeeping: PTO shafts play a crucial role in the landscaping and groundskeeping industry. Equipment like lawn mowers, rotary cutters, flail mowers, and aerators utilize PTO shafts to transfer power from tractors or dedicated power units to drive the cutting or grooming mechanisms. PTO shafts enable efficient power transmission, allowing operators to maintain lawns, parks, golf courses, and other outdoor spaces with precision and productivity.

5. Mining and Quarrying: PTO shafts have applications in the mining and quarrying industry, particularly in equipment used for material extraction, crushing, and screening. PTO-driven machinery such as crushers, screeners, and conveyors rely on PTO shafts to transfer power from engines or motors to drive the crushing and screening mechanisms, as well as the material handling systems. PTO shafts provide the necessary power and torque to process and transport bulk materials effectively in mining and quarrying operations.

6. Industrial Manufacturing: PTO shafts are utilized in various industrial manufacturing processes that require power transmission to drive specific machinery and equipment. Industries such as food processing, textile manufacturing, paper production, and chemical processing may use PTO-driven machinery for tasks like mixing, blending, cutting, extruding, and conveying. PTO shafts enable efficient power transfer to these machines, ensuring smooth and reliable operation in industrial manufacturing settings.

7. Utilities and Infrastructure Maintenance: PTO shafts find applications in utilities and infrastructure maintenance operations. Equipment like street sweepers, sewer cleaners, road maintenance machines, and drain augers utilize PTO shafts to transfer power from trucks or dedicated power units to perform tasks like sweeping, cleaning, and maintenance of roads, sewers, and other public infrastructure. PTO shafts enable efficient power transmission, ensuring effective and reliable operation of these utility and maintenance machines.

8. Others: PTO shafts are also used in several other industries and sectors where power transmission is required. This includes applications in the transportation industry for powering refrigeration units, fuel pumps, and hydraulic systems in trucks and trailers. PTO shafts also find applications in the marine industry for powering winches, pumps, and other equipment on boats and ships.

In summary, PTO shafts are commonly used in a wide range of industries for power transmission. These industries include agriculture, construction and earthmoving, forestry, landscaping and groundskeeping, mining and quarrying, industrial manufacturing, utilities and infrastructure maintenance, transportation, and marine sectors. PTO shafts play a critical rolein enhancing productivity, enabling efficient operation of machinery, and facilitating various tasks in these industries.
Poros Penggerak PTO Transmisi Baja Ringan Panjang Besi Cor AISI 4340 Ukuran Besar Berkualitas Tinggi Buatan China  Poros Penggerak PTO Transmisi Baja Ringan Panjang Besi Cor AISI 4340 Ukuran Besar Berkualitas Tinggi Buatan China
editor by CX 2023-10-04